Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

infoseger.com – Siapapun orang yang memelihara kucing, pasti sangat menyayangi kucingnya melebihi apapun. Terlebih kucing juga memang butuh disayang, dan tidur bareng peliharaan kesayangan kita ini memang rasanya bikin tenang dan bisa meningkatkan mood. Tapi, sesayang-sayangnya kita dengan kucing, ada baiknya kita tidak tidur satu kasur dengan kucing loh. Kenapa? Karena, tidur dengan hewan imut ini ternyata bisa membahayakan kesehatan kita.

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

1. Tidur Jadi Terganggu

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Kucing memang hewan yang jago tidur, bahkan mereka bisa tidur hingga 15 jam sehari. Namun, perlu diingat, siklus tidur mereka berbeda dengan manusia. Kucing yang banyak tidur di siang hari akan aktif di tengah malam saat kita tidur. Alhasil, jika kita tidur satu kasur dengan kucing, kita bisa kebangun tengah malam karena tingkah si kucing yang lagi aktif-aktifnya. Mereka bisa lompat-lompat di perabotan, mencakar, atau mengganggu kita yang lagi tidur untuk cari perhatian. Kita pun jadi nggak dapet tidur yang cukup dan jadi nggak bertenaga di pagi hari.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Mayo Clinic tentang gangguan tidur menemukan. Bahwa 20% pasien gangguan tidur mengaku kalau hewan peliharaan mengacaukan tidur mereka.

2. Terpapar Serpihan Litter Box / Toilet Kucing

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Litter box atau toilet kucing pastinya kotor dan penuh kuman. Kuman dan bakteri yang ada di litter box ini bisa menempel pada telapak kaki kucing, dan terpapar ke kasur kalian kalo kalian membiarkan si kucing naik ke tempat tidur. Nah sesayang-sayangnya kita dengan si meong pastinya tidak mau kan tidur dengan serpihan kotoran mereka?

3. Menimbulkan Alergi dan Asma

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Menurut Astha and Allergy Foundation of America, seperti dikutip dari Reader’s Digest, sekitar 30% orang punya alergi tertentu terhadap kucing dan anjing. Menurut mereka, alergi terhadap kucing dua kali lebih umum dibandingkan dengan alergi terhadap anjing.

Alergi seseorang terhadap kucing bisa kambuh bahkan saat tidur. Jadi, disarankan untuk menjauhkan si kucing dari kamar tidur, terutama bagi kalian yang punya tanda-tanda alergi. Masih mau tidur satu kasur dengan kucing?

4. Kucing Akan Susah Diusir dari Kamar

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Sebagian besar aktifitas kucing didasarkan dari kebiasaan, dan mereka cenderung nggak bisa beradaptasi dengan pergantian suasana. Jadi, kalau mereka udah terbiasa tidur sama kalian, kalian bakal susah buat menyuruh dia keluar saat kalian lagi nggak mood buat tidur sama kucing kalian. Si kucing bakal meresponsnya dengan tingkah yang destruktif, seperti mencakar-cakar perabotan di kamar.

5. Infeksi Parasit & Jamur

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Ketika anda tidur satu kasur dengan kucing, anda juga akan berbagi parasit yang sedang bersarang di tubuh si kucing. Parasit seperti kutu, misalnya, memang nggak bisa hidup di tubuh manusia, tapi mereka bisa menggigit dan meninggalkan bekas yang gatal. Parasit pada usus kucing, seperti cacing gelang dan cacing tambang yang ditemukan pada kotoran kucing juga bisa menyebabkan penyakit pada manusia!

Sebersih apapun kucing kita, kita masih bisa terkena resiko terpapar parasit-parasit ini. karena, seperti yang udah dibilang di atas, bekas kotoran kucing dari litter box bisa terpapar saat kucing naik ke tempat tidur kita.

6. Infeksi Bakteri

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Menghabiskan sekitar delapan jam dalam jarak dekat dengan kucing kita bisa memperbesar kemungkinan kita terpapar bakteri dari kucing. Bagi anak kecil, lansia, dan orang-orang yang punya sistem imun lemah, paparan bakteri bisa menimbulkan penyakit yang fatal.

Sekitar 25.000 orang per tahun terkena ‘cat-scratch fever’ atau demam cakaran kucing. Sesuai namanya, penyakit yang juga disebut bartonellosis ini ditularkan melalui cakaran atau gigitan kucing yang terinfeksi. Akibatnya pada manusia bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, demam, kelelahan, nyeri otot, dan lain-lain. Gejala-gejala ini bisa bertahan selama beberapa bulan setelah pertama kali terinfeksi.

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Tidur Satu Kasur Dengan Kucing? Baik Atau Buruk kah?

Tinggalkan Balasan